7 Kesalahan Yang Dilakukan Saat Pertama Kali Menyewa Apartemen

7 Kesalahan Yang Dilakukan Saat Pertama Kali Menyewa Apartemen

Selalu ada pertama kali untuk segala sesuatu. Tapi kesalahan saat pertama kali menyewa apartemen bisa berimbas pada kondisi keuangan Anda. Berikut ini daftar 7 kesalahan yang dilakukan saat pertama kali menyewa apartemen dan cara menghindarinya.

Pengeluaran tambahan tidak diperhitungkan

Biaya sewa bulanan mungkin terjangkau untuk Anda, tapi ingat, Anda masih harus membayar biaya seperti air, listrik, internet, dan TV kabel. Tanyakan manajemen apartemen kisaran angka untuk semua pengeluaran ini. Ada juga pengelola apartemen yang menyediakan asuransi bagi penyewa, yang melindungi harta milik Anda tapi dengan mengeluarkan biaya tambahan tiap bulannya.

Tidak mengantisipasi masalah saat pindahan

Anda memiliki piano berukuran besar, dan akan menanda-tangani perjanjian sewa apartemen di lantai 10 dengan ukuran lift yang kecil. Atau Anda punya lemari ukuran jumbo yang tidak memungkinkan dibawa pindah ke apartemen dengan lorong yang sempit. Ketika melihat apartemen, pikirkan bagaimana Anda akan membawa barang-barang ini, pertimbangkan kesulitannya. Apakah Anda berencana meminta bantuan teman untuk membawa barang-barang berat ke apartemen Anda?

Tidak mendatangi apartemen di waktu-waktu berbeda

Jangan berasumsi kondisi ketika Anda mengunjungi apartemen akan sama selama 24 jam setiap harinya. Perhatikan pencahayaan, suara bising, lalu-lintas, dan aktivitas yang bisa berdampak pada kualitas hidup Anda. Coba datangi apartemen pilihan Anda setelah jam kerja dan lihat bagaimana kondisi lalu-lintas di sana. Cari area parkir di jam sibuk, pikirkan rute ambulan, jadwal kereta, kondisi kolam renang, atau hal lain yang bisa menimbulkan suara bising. Kunjungi apartemen di malam hari untuk melihat seberapa gelap apartemen Anda.

Ketahui apa saja keuntungan tinggal di apartemen.

Menanda-tangani perjanjian sewa tanpa melihat kondisi apartemen

Menyewa apartemen tanpa melihatnya lebih dulu bisa jadi bencana. Anda mungkin bisa melihat pemandangan area pembuangan sampah dari balkon apartemen pilihan Anda. Hunian baru Anda bisa berada di sebelah projek konstruksi yang sangat bising. Datangi apartemen sebelum menanda-tangani sewa. Lihat apakah apartemen sudah sesuai harapan Anda. Bila ada unit apartemen di atas Anda, coba kunjungi ketika ada penghuni lain untuk tahu apakah Anda bisa mendengar suara dari lantai atas Anda. Perhatikan seberapa keras suara bisa menembus dinding. Coba nyalakan keran dan lihat tekanan airnya.

Tidak memeriksa keseluruhan apartemen beserta fasilitasnya

Ketika mengunjungi apartemen untuk pertama kalinya, kemungkinan Anda belum sempat memperhatikan peralatan yang rusak atau retak pada plafon. Tapi bila pada kunjungan kedua Anda tidak melakukan inspeksi mendalam, maka ini bisa jadi masalah.

Begitu pula dengan fasilitas yang disediakan, periksa apakah fasilitas gym sesuai dengan yang Anda mau. Bila banyak peralatan yang rusak di pusat kebugaran, tentu ini tidak ada manfaatnya. Sama halnya dengan kolam renang yang kotor. Jangan tanda tangan tanpa melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Tidak mengetahui reputasi pengelola apartemen

Pengelola apartemen mana saja akan melempar senyuman dan menunjukkan kepribadian hangat ketika berusaha membujuk Anda menanda-tangani perjanjian sewa, tapi jangan terkecoh oleh kesan pertama. Sebelum Anda menyetujui perjanjian, lakukan riset tentang pengelola apartemen dengan membaca ulasan tentang mereka secara online mulai dari penyewa sebelumnya hingga yang sekarang dengan mengecek reputasi mereka. Pengelola dengan reputasi buruk tentu akan menghancurkan impian Anda untuk nyaman tinggal di apartemen, jadi lakukan riset sebelum membuat komitmen.

Tidak mencari tahu kondisi lingkungan apartemen

Area di sekitar apartemen Anda sekilas bisa terlihat bagus, tapi ini tidak berarti lingkungannya aman atau tepat untuk Anda. Sebelum menyewa, ketahui kondisi area di sekitar apartemen pada jam berbeda setiap hari, sebuah tempat tentu tidak memiliki situasi yang sama pada jam 4 pagi dan 4 sore, lalu pastikan kalau ini adalah tempat yang Anda cari. Misalnya, bila Anda masih lajang dan ingin mencari banyak teman baru, maka lingkungan apartemen dengan penghuni yang kebanyakan sudah berkeluarga mungkin tidak tepat. Juga pastikan Anda menggunakan Google map untuk mengetahui jarak antara apartemen dan kantor Anda. Bila jaraknya lebih dari 30 menit mengemudi, bahan bakar akan menambah pengeluaran dan Anda menghabiskan lebih banyak waktu di mobil dibanding di tempat tinggal baru.

Selain itu, memeriksa kondisi lingkungan juga untuk memastikan tersedia fasilitas yang Anda butuhkan, supermarket misalnya. Hidup akan jauh lebih mudah bila Anda meluangkan waktu melihat lingkungan apartemen sebelum menanda-tangani perjanjian sewa.